Malam Jumat Sunnah Rasul

Post On: 15 January 2016
By:
July 5, 2016

foredi

Pengertian Melakukan Hubungan Seksual Di Malam Jumat Sunnah Rasul

     Hubungan seks adalah aktivitas yang selalu dilakukan dalam kehidupan rumah tangga, apalagi dalam agama hubungan tersebut merupakan ibadah. Agama Islam mengajarkan tentang hubungan seks suami istri secara lengkap, mulai cara melakukannya sesuai syariat Islam, doa saat berhubungan seks, hingga dasar hukumnya. Semuanya terdapat pada Alqur’an dan hadist Rasulullah SAW. Berkenaan dengan hal tersebut, seringkali kita mendengar bahwa melakukan hubungan seksual di malam Jumat adalah sunnah Rasul. Adakah dasar hukum mengenai hal tersebut? Berikut ini adalah penjelasannya;

Sesungguhnya kata-kata “Sunnah Rasul” itu berarti hubungan seksual itu sendiri. Maksudnya adalah untuk memperhalus kata-kata “hubungan seksual” agar tidak terkesan vulgar atau porno. Mengenai sunnah Rasul di malam Jumat, ada dasar hukumnya berupa hadits Nabi.
Dari Aus bin Abi Aus radhiallahu ‘anhu bahwa Nabi Muhammad SAW pernah bersabda,”Barang siapa yang mandi pada hari Jumat dan memandikan, dia berangkat pagi-pagi dan mendapatkan awal khotbah, dia berjalan dan tidak berkendaraan, dia mendekat ke imam, diam, serta berkonsentrasi mendengarkan khotbah maka setiap langkah kakinya dinilai sebagaimana pahala amalnya setahun.” (HR. Ahmad, An-Nasai, dan Ibnu Majah).
Mengenai hadist tersebut sebagian ulama berpendapat bahwa arti kata “memandikan” adalah menggauli istri.

     Seorang suami yang menggauli istrinya berarti ia memandikan istrinya. Sebagian ulama juga berpendapat bahwa menggauli istri sebelum melakukan sholat Jumat dapat menahan pandangan (nafsu) suami selama perjalanan menuju ke masjid sehingga ibadah sholat Jumat bisa lebih sempurna.
Namun jika mau melakukan menurut hadist tersebut, berarti hubungan seksual tidak dilakukan pada malam Jumat akan tetapi pada pagi atau siang hari sebelum sholat Jumat, baru setelah itu melakukan mandi besar. Karena batas waktu mandi besar (mandi Jumat) adalah setelah terbit fajar hingga sebelum masuk waktu sholat Jumat. Jadi menurut hadist, hubungan seksual yang dimaksudkan sebagai sunnah Rasul bukan dilakukan di malam Jumat, akan tetapi lebih tepatnya pada hari Jumat sebelum masuk waktu sholat Jumat.

sunnah rasul

     Masih berkenaan dengan sunnah Rasul di malam Jumat, kita hendaknya perlu berhati-hati dalam melakukan sesuatu yang dikaitkan dengan ibadah. Jangan sampai kita terjerumus pada bid’ah, yaitu hal-hal yang tidak ada dalam aturan agama namun kita melakukannya. Bukannya mendapat pahala tapi kita justru akan mendapat dosa.
Ada pula hadist yang diduga sebagai hadist palsu, bunyinya adalah,” Barang siapa melakukan hubungan suami istri di malam Jumat maka pahalanya sana dengan membunuh 100 orang Yahudi (ada pula hadist lain yang menyebutkan 1000 orang Yahudi atau 7000 orang Yahudi).” Hadist ini tidak jelas dari mana sumbernya dan siapa yang meriwayatkan, namun mengatasnamakan Rasulullah SAW.
Demikian banyaknya hadist palsu yang bisa menyesatkan, maka kita perlu bersikap hati-hati. Kalau perlu tanyakan pada ustadz untuk mengetahui kepastiannya. Dan kesimpulan yang bisa kita ambil adalah tidak ada satu hadits pun yang menyebutkan hubungan seksual di malam Jumat adalah sunnah Rasul.

 

Baca juga artikel :
prilaku seks pria yang dibenci wanita
fantasi seks yang dilakukan pria
mengapa saat haid mengeluarkan darah?

Tags: , , , , ,

Related to Malam Jumat Sunnah Rasul